Please use this identifier to cite or link to this item: http://repositori.umsu.ac.id/xmlui/handle/123456789/949
Title: Analisis Fonem Bahasa Mandailing
Authors: Nasution, Desy Silvia Riska
Keywords: Fonem
Bahasa Mandailing
Issue Date: 10-Oct-2018
Abstract: Bahasa merupakan alat komunikasi untuk menyampai kan pesan kepada orang lain agar pesan yang disampaikan dapat dimengerti. Di samping dapat di perol eh semenjak ki ta l ahir, bahasa juga dilakukan dengan mengenali bunyi -bunyi bahasa i tu sendi ri. Di dalam teori keterampilan berbahasa di sebutkan adanya listening, speaking, reading dapat di perol eh dengan cara mempelajarinya. Dalam hal ini mempelajari bunyi bahasa disebut dengan fonol ogi . Fonol ogi sebagai ilmu yang mempelajari bunyi bahasa tel ah banyak di tulis ahli linguist i k dan menjadi bahan peneli t ian ol eh para peneli t i . Meskipun demikian, penulis ingin meneli t i fonol ogi bahasa Mandailing, salah satu bahasa daerah yang ada di Indonesia. Lokasi peneli t ian ini adalah di Perkumpulan Hutapungkut yang beralamat di Jl . Letda Suj ono Medan. Dari hasil peneli t ian di perol eh kesimpulan bahwabunyi vokal adal ah bunyi yang dihasilkan tanpa melibatkan penyempi tan atau penutupan pada daerah arti kulasi . Di dalam bahasa Mandaling, terdapat bunyi vokal sebagai berikut: [a][aŋgo] ‘kalau’, [i][ikan] ‘i kan’, [u][adu] ‘i tu’, [e][jahe ] ‘jahi t’, [a] [kita] ‘ki ta’, [o][on] ‘ini’. Berdasarkan menaik dan menurunnya bunyi sonori tasnya dif tong dibagi menjadi dua macam yai tu dif tong menaik dan dif tong menurun yai tu [ay] yai tu[piŋay] ‘puti h’,[anday] ‘ibu’[pamaray] ‘mengkudu’, [tupay] ‘ ti kus’,[naŋay] ‘sungai’,[mamatay] ‘mendelik’, [aw] yai tu[danaw] ‘danau’[pisaw] ‘pisau’[hanaw] ‘enau’[kabaw] ‘kerbau’[basaw] ‘teriak’. Bunyi semivokal terdi ri dari: Bunyi [w] adal ah semivokal bilabila yang dilafalkan dengan mendekakatkan kedua bibi r tanpa menghal angi udara yang dihembuskan dari paru-paru. Contoh:[wirit] ‘tahlilan’[danaw], ‘danau’,[dewasa] ‘dewasa’, [tuw ] ‘danau’,[sawi] ‘sawi’. Bunyi [y] adalah semivokal palatal bersuara dan lepas. Lidah depan didekatkan ke langi t-l angi t ; uj ung lidah dijul urkan t inggitinggi ke depan kemudian dengan cepat kembali ke posi si semula. Udara bergerak kel uar melalui rongga mulut. Pi ta suara bergetar. Contoh:[bayo] ‘besan’,[kayo] ‘kaya’, [naŋay] ‘usang’, [anday] ‘ibu’, [layar] ‘l ayar’.
URI: http://repositori.umsu.ac.id/xmlui/handle/123456789/949
Appears in Collections:Indonesian Language Education

Files in This Item:
File Description SizeFormat 


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.